Home » Kabar Pekanbaru » Elpiji Langka, Warga Khawatir Ada Permainan

Elpiji Langka, Warga Khawatir Ada Permainan

HARIANPEKANBARU.COM – Warga Kota Pekanbaru mengeluh soal kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Bahkan akibat kelangkaan tersebut muncul kecurigaan warga adanya oknum-oknum pangkalan yang bermain dengan pihak pengecer selama ini.
 
Dini (27) Warga Parit Indah Indah ini mengaku sangat kesulitan mencari gas elpiji ditingkat agen, sementara hanya ada dijual ditingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih mahal.
 
“Sebelum Idul Adha lagi susah cari gas 3 kg ni, biasanya kami beli di agen langsung, tapi belakangan kami heran setiap kali gas masuk ditingkat agen masak langsung habis gitu, kalau masyarakat yang beli tentu kelihatanlah antrinya ini ngak pula, kita curiganya oknum agen menjual ke pihak pengecer dan mereka dapat untung lagi,” ungkap Dini, Senin (4/9/2017)
 
Pasalnya, menurut pengakuan Dini lagi, untuk satu tabung gas elpiji 3 kg yang biasanya dibeli ditingkat agen hanya Rp. 18 ribu, ditingkat pengecer bisa mencapai Rp. 28 ribu per tabung.
 
“Ini kita hanya menduga, kenapa gas ini bisa kosong ditingkat agen karena bisa aja oknum agen bermain, biasa kalau jual dengan masyarakat langsung hanya Rp. 18 ribu per tabung, kalau mereka jual dengan pengecer Rp. 20 ribu per tabung saja udah berapa keuntungan mereka, lalu pihak pengecer jual lagi dengan harga yang lebih mahal,” ungkapnya. 
 
Bahkan yang herannya lagi, gas elpiji 3 kg yang dijual oleh pengecer seperti kedai dan toko harian ini ternyata juga dijual oleh warga rumahan yang tidak memiliki usaha apapun, dan hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja.
 
“Inikan ada yang aneh,” tambah Dini.
 
Tidak hanya Dini, Warga Lainnya yakni Mala juga mengaku kesulitan mencari gas elpiji 3 Kg.
 
“Beberapa hari ini susah kali cari gas, keliling Sukajadi udah dicari ngak ada, kemaren kawan beli harganya mahal pulak, kalau gas 12 Kg sama gas yang 5 kg yang warna pink banyak kita jumpa, susahlah kalau gini sudahlah harga sembako cukup mahal mau beli gas di pengecer juga mahal, jadi Pemerintah tolonglah apa solusinyani,” pungkasnya. (lili)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pagar Area Tower Telkomsel Dibobol Maling, 8 Unit Baterai Seharga Rp 22 Juta Lesap

Aksi pencurian terjadi di area tower PT. Telkomsel yang berada di Jalan Semarang, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan ...